11 Februari 2008
Hari yang cukup membuat gue pusing, di antara hari2 yang membuat pusing lainnya..
Sebenernya bukan keadaan ‘Masalah datang bertubi2 tak henti2 pada hari ini’, tapi lebih ke arah ‘Masalah datang bertubi2 tak henti2 sampai hari ini’, dan masih terus berlanjut sebenarnya.. Dan gue adalah salah satu orang yang cukup bermasalah dengan yang namanya schedule dan deadline..
Memang deadline-nya bukan hari ini, tapi kalo disesuaikan dengan schedule yang udah gue pikirkan -gue merancang schedule itu dalam pikiran gue maka itu gue lebih suka menyebutnya schedule imajiner- gue udah jauh melewati deadline gue, dan gue ga bisa muter balik waktu untuk kembali ke saat seharusnya gue menaati schedule gue itu..
Ada Dua hal sampai hari ini, Sejak beberapa hari yang lalu, yang gue harapkan bisa membantu gue malah membuyarkan gue.. Schedule imajiner gue itu dan.. hmm.. yah.. cowok..
Mungkin memang salah gue yang ga bisa milih dan memprioritaskan sesuatu walaupun gue udah berusaha..
Dan mungkin memang salah gue kalau semua akhirnya jadi begini..
Tapi toh deadline masih belum melahap gue dan gue masih bisa berusaha mencari cara untuk bertahan dan kembali menangani situasi ini..
Tuhan juga udah membantu gue..
Kemaren malem, entah mengapa tidur gue terasa lebih lama.. (For Your Information: Pada saat kita tidur, otak me-refresh memori otak kita) seolah2 otak gue di-refresh dan dipersiapkan sama Tuhan untuk berpikir lebih optimis.. Dan gue mulai sadar kalo memori otak gue adalah salah satu memori yang cepat jangka waktu pe-refresh-annya. Kejadian 2 jam yang lalu terasa seperti 2 hari yang lalu.. Apa gue yang berasa al-zheimer atau mengalami gangguan memori otak gitu? Ahahah..
Yang jelas, selama otak gue belum berhenti berpikir dan waktu belum berhenti berlalu, gue rasa gue akan menerjang segala masalah itu.. Kalaupun bukan gue yang menerjang mereka, merekalah yang datang diantarkan waktu untuk menghampiri gue.. Dan ga bisa dipungkiri, gue harus menghadapinya.
Ngomong2 tentang event yg hampir tiba, gue jadi inget valentine.. Dan gue ga siapin apa2 untuk siapa2.. Padahal ini udah tanggal 11.. Gue ga merasa antusias dengan Valentine tahun ini, berasa hambar.. Entah mengapa.. Bukan karena cowok seinget gue, karena gue emang belum pernah punya cowok ketika Valentine sejak gue lahir..
Hmm.. Mungkin karena tugas2 sekolah atau gue yang udah mulai semakin cuek dalam menjalani hari2 gue.. ahahah..
Hhh.. Suarapun serak akibat virus batuk yang menjangkiti gue (Halah, menjangkiti, ahahah).. Mau download lagu tapi disuruh bayar terus, atau ga, disuruh register trus disuruh bayar.. Gue udah nyoba buka web laen, eh, di-link ke situ juga ujung2nya.. Rese deh.. Trus yang lebih aneh, uang kas di buku kas gue defisit 7ribu, padahal di dompet kas masih sisa 5ribu.. Ke manakah 12000 yang sebenarnya telah harus gue keluarkan?
Entah emang gue yang ga becus jadi manusia atau keadaan yang lagi ga bersahabat sama gue? /:)
Yah, gue ga bisa salahin siapa2.. Makanya gue rasa gue harus menghadapi segala itu
dengan diri gue sendiri.. Gue pasti bisa! Yey!