Archive for 16 October 2008

Perasaan.. Berasa Lagi Melan..

Posted in Thoughts with tags , , , , on 16 October 2008 by a2121

Gue baru baca-baca lagi post gue yang dulu pernah gue tulis. Tepatnya yang ini..

Gue baca tentang penggaris gue yang ilang. Bingung yang mana? Buka dulu linknya, kalo belom buka.. Baca dulu, biar ngerti.. hehehe..

Dan gue inget2 lagi, seberapa sering dulu gue make penggaris gue. Baik untuk menggaris, maen2, motong2, ngelengkungin kertas, atau hal lainnya. Gue emang masih inget bentuknya, masih inget warnanya, masih inget lebarnya. Tapi gue udah ga merasakan perasaan ’suka’ atau ’sayang’ ke penggaris gue itu. Itu sangat wajar buat gue secara gue orangnya pelupa dan kejadian itu cukup berasa lama buat gue.

Kalo dibandingkan dengan sekarang, kayaknya hubungan gue dengan penggaris gue sekarang itu ga harmonis. Ahahah. Ga kok, kami ga sering berantem dan dia ga gue sirem air panas. Gue cuma lebih sering menggambar secara free hand, ga pake penggaris. Walaupun pelajaran matematika dan gue harus gambar kurva2, gue entah kenapa tetep memilih ga make penggaris. Gue tetep butuh penggaris untuk mengukur, tapi ga lagi untuk menggaris.

Dan gue mencoba menelaah lagi hal itu. Tentang Cinta. Perasaan gue ke penggaris itu aja udah berubah. Apakah hal laen yang ada di post itu juga udah berubah sesuai dengan perkembangan yang terjadi dalam pemikiran gue, kepribadian gue, dan hidup gue..

Dan gue nyocokin lagi sama apa yang gue kira gue rasakan sekarang. And it’s really helpful for me now . Setidaknya itu mencegah gue terlalu cepat menghakimi perasaan apa yang gue rasakan sekarang. Tapi ada sedikit masalah yang menurut gue cukup mengganggu di otak gue. Ya, perasaan yang ujung2nya nyenggal-nyenggol pikiran gue juga. Tapi gue masih belom mau ngejudge itu perasaan apa. Dan berbagai kejadian menyangkut pemicu perasaan itu juga cukup membuat gue merasa terganggu. Bahkan kadang sakit.

:|

Maybe that’s my problem.

Gue ga mau terlalu cepat ngejudge.

Sedangkan banyak hal yang perlu di-judge terlebih dahulu untuk bisa mendapatkan tindak lanjut. Maka itu, mungkin aja bukan keadaan yang menggantungkan gue, melainkan gue sendiri yang membuat diri gue terlihat seperti digantung oleh keadaan.

Ya, mungkin gue takut salah.

Dan salah itu bisa menyakiti. Baik menyakiti gue maupun orang2 yang bersangkutan, atau bahkan orang yang ga ada sangkut pautnya sekalipun.

Dan gue ga menginginkan hal itu.

Semua proses, semua hal, butuh waktu. Sayangnya waktu tidak berhenti untuk menunggu proses itu berlangsung.

Dan gue tidak tahu apakah gue cukup sabar untuk menunggu proses inisiasi perasaan itu selesai, apakah gue akan berani men-judge apa yang gue hadapi, apakah gue mau memberi kesempatan bagi proses itu untuk berlangsung, dan apakah gue mau menindaklanjuti perasaan itu. Gue juga pasti akan harus menanggung resikonya tentunya..
Waktu terus berlalu dan gue cepat atau lambat akan bertemu deadline-nya. Gue belom tau kapan. Tapi sepertinya akan ada, keadaan yang aakan memaksa gue untuk memutuskan apa yang harus gue lakukan.

.

Gue merasa melankolis abis setelah dan saat gue nulis ginian.

Jarang2. Ahahah.

Tapi at least ini membuktikan bahwa gue cukup manusiawi yang punya berbagai macam jenis perasaan dan emosi. :D