Sinergi

Katakan, bagaimana campuran hembusan udara yang melenggang berjamaah melewati sambutan pita suara dengan kolaborasi koreografi bibir, lidah, dan rahangmu itu bisa membuat neuron-neuron saya terlonjak saling menjambak? Katakan bagaimana itu bisa menghujam mati dering kering anak sunyi yang lama bersembunyi dalam rumah siput, membakarnya sampai semaput. Katakan bagaimana seharusnya itu berurai kaca pecah, mengurai menoreh […]

Berdikari

Kaki mereka tidak bisa diam. Entah karena kopi atau karena gelisah. Atau karena penyampaian informasi gegabah, tak sesuai tuannya. Atau karena baru saja minum kopi, bisa saja. Mungkin mereka orang yang tidak bisa diam. Atau terlalu banyak menyesap kopi. Bolak-balik. Bolak-balik. Celananya pucat seperti pasir, menggantung janggal di atas mata kaki. Ikat pinggangnya coklat tua, […]